Pemkab Konut dan PT Antam Bangun Kerjasama Penanganan Stunting

Ketgam : Bupati Konawe Utara, Ruksamin saat memberikan sambutan pada acara launching kerjasama dengan PT Antam dalam hal penanganan stunting dana pemberian gizi bagi balita dan ibu hamil, Minggu (20/11/2022), bertempat di aula Kantor Kecamatan Molawe. Foto : Ist

EDISISULTRA.COM, WANGGUDU – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dan PT Aneka Tambang (Antam) menjalin kerjasama dalam hal penanganan stunting dan pemberian asupan gizi di wilayah ring satu UBP nikel perusahaan BUMN itu.

Launching kerjasama itu digelar pada hari, Minggu (20/11/2022) di aula Kantor Camat Molawe dihadiri langsung oleh Bupati Konawe Utara, Ruksamin, Wakil General Manager PT Antam, Kapolres, DPRD yang diwakili oleh Ketua Komisi C DPRD, Kepala OPD terkait, serta Camat yang wilayahnya masuk dalam ring satu UBP Nikel di Konawe Utara yang mencakup Kecamatan Molawe dan Lasoslo Kepulauan.

Berdasarkan dari laporan ketua panitia penyelenggara, acara launching bertujuan sebagai bentuk kepedulian terhadap masalah gizi, berdasarkan Peraturan Bupati Konawe Utara No. 17 Tahun 2020 tentang upaya penanggulangan / pencegahan stunting di Kababupaten Konawe Utara.

Ketgam : Proses penandatangan kerjasama. Foto : Ist

Program yang diadakan oleh PT.Antam bekerjasama dengan Pemda Konawe Utara melalui Dinas Kesehatan adalah penanganan balita stunting dengan pemberian asupan gizi yang cukup dan tepat sasaran pada balita stunting dan ibu hamil, serta pembinaan keluarga di desa atau kelurahan sebagai upaya peningkatan kesehatan masyarakat dan pembangunan kualitas SDM.

Kegiatan penanganan stunting dan ibu hamil ini akan dilaksanakan di 8 titik, yaitu Kelurahan Molawe, Desa Mowundo, Mandiodo, Mataiwoi, Bandaeha, Awila, Tapunggaya dan Tapunopaka dengan jumlah total 38 kasus yang terdiri dari 34 kasus balita dan 4 kasus ibu hamil dalam 3 bulan terakhir.

BACA JUGA :  Hadiri Pelantikan 126 Kepala Sekolah, Ini Harapan Ketua DPRD Konawe Utara

Seperti diungkapkan oleh pihak PT Antam, dimana secara regulasi penanganan stunting telah diatur di dalam Perpres No. 72 Tahun 2021 dan telah dituangkan dalam Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting ( RAN PASTI).

Ketentuan ini yang menjadi landasan pihak PT Antam untuk mengambil peran dan bersama-sama pemerintah daerah ikut serta dalam menjalankan RAN PASTI ini.

”Salah satu sinergi program yang menjadi bagian dari pilar program CSR Antam adalah disektor kesehatan, dimana pada momen yang baik ini, Antam bersinergi dengan Pemda Konut melakukan kegiatan penangan stunting dan pemberian asupan gizi bagi ibu hami,” ungkapnya.

Bupati Konawe Utara, Ruksamin dalam acara hari ini mengungkapkan, beberapa langkah strategis dalam perbaikan gizi masyarakat. Pertama perbaikan pola kosumsi makanan yang sesuai dengan gizi seimbang, perbaikan sadar gizi, aktivitas fisik dan kesehatan, peningkatan akses dan mutu pelayan gizi yang sesuai dengan kemajuan ilmu dan teknologi, serta peningkatan sistem kewaspadaan pangan dan gizi. Hal ini sejalan dengan UU No. 18 tahun 2012 tentang pangan.

BACA JUGA :  Tinjau Langsung Harga Sembilan Bahan Pokok di Pasar Lamonae, Bupati Konut Terima Keluhan Kelangkaan Gas LPG 3 Kg

Ruksamin kembali menyampaikan kepada masyarakat yang hadir untuk melaksanakan program pemerintah Kabupaten Konawe Utara, yaitu Program Pemanfaatan Kebun Pekarangan guna menjamin kualitan gizi sayuran yang dikonsumsi oleh masyarakat.

”Program P2KP ini bukan hanya memastikan makanan yang kita konsumsi bebas dari pestisida, tetapi juga dapat menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat yang juga berdampak untuk menstabilkan angka inflasi daerah, seperti yang menjadi fokus pemerintah pusat yaitu Inflasi, penurunan angka kemiskinan dan penurunan angka stunting yang semua itu dapat kita atasi dengan Program Pemanfaatan Kebun Pekarangan (P2KP) ini,” kata Ruksamin.

Ruksamin melanjutkan, jika Pemerintah Daerah Konawe Utara akan selalu hadir untuk masyarakat memperoleh asupan gizi yang baik.

”Hari ini hari minggu, yang seharusnya kita semua istirahat. Tapi ini adalah bukti bahwa pemerintah peduli kepada masyarakat dengan melaksanakan kegiatan untuk memastikan masyarakat memperoleh asupan gizi yang baik. Kami pemerintah akan memperhatikan masyarakat mulai sejak dalam kandungan sampai meninggal akan mendapatkan pelayanan yang prima,” ujarnya.

Redaksi