Ledakan di Markas Polairud Polda Sultra Diduga Bom Ikan

EDISISULTRA.COM, KENDARI – Ledakan hebat terjadi di Markas Komando (Mako) Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Kamis (8/9/2022) sekitar pukul 04.00 Wita dini hari.

Direktur Polairud Polda Sultra, Kombes Pol Suryo Aji mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas ledakan ini.

“Ini adalah ledakan dari barang bukti kasus bom ikan. Untuk penyebabnya masih dilakukan olah TKP dari INAVIS. Barang bukti ini 30 jerigen amonium nitrat,” tukasnya.

Sementara itu, dari keterangan warga yang tinggal di sekitar Mako, bernama Nursiah, ledakan berasal dari area Mako Ditpolairud Polda Sultra yang terletak di Jalan Bhayangkara Bahari, Kelurahan Poasia, Kecamatan Abeli, Kota Kendari.

BACA JUGA :  Hadiri Pelantikan 126 Kepala Sekolah, Ini Harapan Ketua DPRD Konawe Utara

Kata Nursiah, ledakan pertama seperti dentuman, kemudian ledakan kedua diikuti suara pasir yang jatuh di atap rumah.

“Ledakan ketiganya besar sekali, terbongkar saya punya pintu rumah, jendela saya retak. Lalu saya lari keluar rumah,” ujar Nursiah.

Bukan hanya Nursiah, warga lain bernama Jufri juga mengalami dampak ledakan tersebut. Rumah permanen miliknya juga mengalami kerusakan. Beberapa bagian tembok rumah mengalami retak.

BACA JUGA :  PT BSJ Terus Realisasikan Program PPM, Kali Ini Pembangunan Balai Desa Boenaga dan Boedingi Dapat Porsi Rp200 Juta

“Resplang rumah retak, tembok retak, atap sepertinya goyang ini. Lampu rumah juga ada yang hampir copot dari dudukannya,” kata Jufri.

Sementara itu, Direktur Polairud Polda Sultra, Kombes Pol Suryo Aji mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas ledakan ini.

“Ini adalah ledakan dari barang bukti kasus bom ikan. Untuk penyebabnya masih dilakukan olah TKP dari INAVIS. Barang bukti ini 30 jerigen amonium nitrat,” tukasnya.

Reporter : Aldy