Ini Pesan Bupati Konut Usai Lantik 16 PPT Hasil Seleksi Terbuka

Ketgam : Bupati Ruksamin melantik 16 PPT lingkup Pemkab Konawe Utara, Jumat (9/9/2022). Foto : ES

EDISISULTRA.COM, KONAWE UTARA – Bupati Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Ruksamin melantik dan mengambil sumpah 16 pejabat pimpinan tinggi hasil seleksi terbuka beberapa waktu lalu lingkup pemerintah kabupaten setempat, Jumat (9/9/2022).

Pelantikan eselon II lingkup Pemkab Konut berdasarkan SK nomor 353 tahun 2022 tentang penetapan pejabat tinggi, bertempat di aula kantor Bupati setempat.

Bupati Ruksamin dalam sambutannya mengatakan, pelantikan yang baru saja dilakukan merupakan hasil seleksi terbuka yang dilakukan oleh panitia seleksi.

“Panitia adalah yang minta uang, ayo jawab,” tanya Ruksamin kepada panitia seleksi yang langsung dijawab “Tidak ada”.

Untuk itu, Ruksamin meminta untuk seluruh PPT yang baru saja dilantik agar bekerja secara profesional dan jangan pernah berniat melakukan korupsi.

BACA JUGA :  PT BSJ Terus Realisasikan Program PPM, Kali Ini Pembangunan Balai Desa Boenaga dan Boedingi Dapat Porsi Rp200 Juta

“Kerja profesional, jangan pernah ada saya dengar kalau kalian melakukan korupsi,” ujarnya.

Menurut dia, seleksi PPT yang dilaksanakan panitia benar-benar berjalan secara transparansi. Buktinya, ada pejabat yang sebelumnya sebagai pelaksana tugas (Plt) disalah satu dinas ternyata tidak lulus seleksi.

“Coba bayangkan, ada yang sudah Plt tapi ternyata tidak lolos berkas. Bukan Ruksamin yang tidak loloskan, tapi kalian yang tidak mampu bersaing dengan sesama kalian,” terangnya.

Tak sampai disitu. Ruksamin juga meminta kepada keluarga dari 16 PPT yang baru saja dilantik untuk tidak melakukan intervensi dalam hal pekerjaan

BACA JUGA :  Tinjau Langsung Harga Sembilan Bahan Pokok di Pasar Lamonae, Bupati Konut Terima Keluhan Kelangkaan Gas LPG 3 Kg

“Kepada keluarga, lepaskan mereka bekerja sebaik-baiknya. Jangan intervensi dalam menjalankan tugas,” kata Ruksamin.

Mantan Ketua DPRD Konut menerangkan, jika kebanyakan seorang pejabat hancur dalam menjalankan tanggung jawab yang diberikan karena pengaruh keluarga.

“Hancurnya dalam menjalankan sebuah amanah dalam satu jabatan itu kadang kala karena pengaruh keluarga. Karena keinginan keluarga itu yang biasa membuat kita korupsi,” ujarnya.

“Saya ambil perumpaan kepala dinas, baru dilantik sudah menambah isteri atau ganti isteri baru. Ini saya harus sampaikan,” lanjutnya.

Untuk diketahui, pelantikan dan pengambilan sumpah 16 PPT lingkup Pemkab Konawe Utara dihadiri oleh Ketua DPRD, Ikbar, Kapolres dan Forkopimda.

Redaksi